Addicted 2 Mac!
Ξ September 29th, 2008 | → 4 Comments | ∇ Technology |
Pas lagi browsing di macrumors
dapet link buat test tingkat kecanduan gua terhadap produk2 nya apel, dan ini hasilnya
Pas lagi browsing di macrumors
dapet link buat test tingkat kecanduan gua terhadap produk2 nya apel, dan ini hasilnya
1+1 =?
Dulu Waktu SD kita pasti tau benar jawaban dari soal diatas, dengan lantang dan sigap kita bisa jawab 2. Tapi, bagaimana dengan sekarang? Saat ini, ternyata kita dikasih banyak pilihan untuk menjawab, misalnya :
Dan mungkin masih ada lagi… Jadi, kesimpulannya kita di tipu dong waktu SD…. atau mungkin blon dikasih tau aja kali ya
Ternyata sombong itu bukan hanya dapat dimiliki oleh orang yang kaya, sombong itu bukan hanya dapat dimiliki orang yang pintar.
Orang miskin bisa sombong dengan kemiskinannya, gua dulu nonton filem judulnya ujang pantri yang mana(di filem itu) dia memerankan tokoh miskin yang sombong, dia seringkali menggunakan kemiskinan sebagai tameng agar orang kasihan kepadanya. dia Selalu berkata “Mentang2 saya miskin, jadi kamu……” sama pacarnya.
Orang bodoh pun juga bisa sombong akan kebodohannya, dia bangga akan kebodohannya tak ada niat untuk berubah hingga membuat repot orang sekelilingnya.
Walaupun banyak juga orang kaya dan pintar yang sombong.
Tempo hari di acara tipi ada yang namanya Golden ways dengan pembicara Mario teguh . Pada acara itu ada pertanyaan unik dilontarkan oleh salah satu peserta, ini pertanyaannya :
Bagaimana merubah Arus Air yang deras, padahal kita belum sampai kedasarnya .
Jawabannya :
Merubah arus yang deras adalah sangat susah apalagi kita belum mempunyai kekuatan disana. Namun begitu kita bisa mulai dengan membuat lingkungan melihat kita percaya bahwa yang kita lakukan adalah yang benar dan dapat membawa perubahan. Jika kita sudah mempunyai kepercayaan, maka dengan mudah kita dapat merubah arus.
kurang lebih gitu dah redaksinya… lupa percisnya hehehe.
Dari pintu ke pintu kucoba tawarkan nama
demi terhenti tangis anakku dan keluh ibunya
Tetapi nampaknya semua mata memandangku curiga
seperti hendak telanjangi dan kulit jiwaku
Apakah buku diri ini selalu hitam pekat?
Apakah dalam sejarah orang mesti jadi pahlawan?
Sedang Tuhan di atas sana tak pernah menghukum
dengan sinar mataNya yang lebih tajam dari matahari
Kemanakah sirnanya nurani embun pagi
yang biasanya ramah kini membakar hati?
Apakah bila terlanjur salah
akan tetap dianggap salah?
Tak ada waktu lagi benahi diri
Tak ada tempat lagi untuk kembali
Kembali dari keterasingan ke bumi beradab
ternyata lebih menyakitkan dari derita panjang
Tuhan, bimbinglah batin ini agar tak gelap mata
dan sampaikanlah rasa inginku kembali bersatu
Ke manakah sirnanya nurani embun pagi
yang biasanya ramah kini membakar hati?
Apakah bila terlanjur salah
akan tetap dianggap salah?
Tak ada waktu lagi benahi diri
Tak ada tempat lagi untuk kembali
-Ebiet G Ade-
Pada suatu ketika, ada seorang ibu guru(Tapi ini beneran guru biasa, bukan kaya model gini) bersama dengan 2 orang murid nya,
Guru itu menulis 2 buah garis sama panjang yang digambar dipapan tulis dan menanyakan hal yang sama terhadap kedua muridnya,
bagaimana caranya agar membuat satu garis itu tampak lebih panjang daripada garis yang lainnya?
Murid pertama mengambil penghapus dan menghapus setengah dari salah satu garis lalu kembali ketempat duduknya.
Lalu, murid kedua kepapan tulis dan mengambil alat tulis dan memanjangkan salah satu garis yang ada.
Ibu guru pun tersenyum dan berkata :
Kedua hal itu memang benar, namun ibu lebih suka yang dipanjangkan salah satu garisnya. Begitu pula dalam kehidupan, ada kemungkinan persamaan kemampuan antara 2 orang untuk membuat salah satunya tampak lebih, bukan dengan cara membuat yang lainnya jelek (dijelek-jelekan) tapi dengan cara seseorang diantaranya mencoba hal yang lebih baik dari biasanya.
Beberapa waktu belakangan ini kayanya pola hidup gua jadi semrawut yang mana antara lain:
Semua masalah diatas bikin gua pening banget, tapi pas semua itu gua coba runut lagi dan coba ambil logika sbaliknya :
Alhamdulillah, jadi lebih enteng masalah.
Dan Semoga, kesadaran bolak balik ini terus ada di Otak gua.