Bensin Naek!=pengeluaran naek.
Ξ May 30th, 2008 | → 0 Comments | ∇ Opini |
Jumat 23 Mei 2008 kemarin, Pemerintah akhirnya menaikkan harga bahan bakar Minyak bersubsidi hingga 28,… % dengan prediksi inflasi 11,.. %. Padahal siangnya temen kantor gua baru aja ngomong kalo bensin ga akan naek, soalnya di Indonesia masih banyak yang kekurangan, kalo bensin dinaekin, kasian bener rakyat kecil. Tapi… kenyataannya, malemnya bensin udah naek. Yang jelas, Sektor Usaha yang sifatnya kebutuhan Sekunder dan tersier akan berpengaruh sangat drastis dengan ada nya kebijakan ini, karena ketidakmampuan pasar membeli barang.
Tapi, disini gua coba pandang hal ini sebagai sebuah masalah pribadi dengan sebuah strategi yang harus dimainkan. Bagi perekonomian keluarga, hal ini pasti menjadi masalah besar dengan Income yang masih sama saja, tapi pengeluaran yang cenderung naek ditambah perencanaan ekonomi jangka panjang yang jadi amburadul akibat harga yang ngga stabil. Dari sana, maksa otak buat mikir, gimana ya caranya ngamanin yang namanya cashflow keluarga. dan berikut ini yang udah gua lakukan:
- Buka Excell,
- Kalkulasi Income
- Kalkulasi pengeluaran sebelum bensin Naek(kalo biasanya gua, bikin pos pos pengeluaran)
- Kalkulasi perkiraan pengeluaran setelah bensin Naek.
- Lihat apakah ada pos yang bisa direduksi atau bahkan dihilangkan dan di bebankan ke pos yang lebih penting, ya mungkin dengan mulai menghilangkan sedikit kesenangan pribadi.
- Usahakan sama antara Pengeluaran sebelum bensin naek sama ngga. kalo seandainya masih tidak sama, harus dipikirin lobang lain untuk nutup pengeluaran itu.
- Berdoa, semoga rahmat dan Rizki Nya selalu tercurah kepada kita.
Ya, pada awalnya kalo dipikirin aja, emang kesan nya bakalan naek banyak banget pengeluaran. Tapi, setelah ditulis dan dicompare, setidaknya bikin sedikit tenang, dan tau harus ngapain. Dan awal dari keadaan transisi gini emang sulit banget. Terlebih bagi mereka yang memang sulit keadaannya.
